suatu ketika mulai dari penglihatan
menjelma menjadi sebuah rasa
rasa yang melihatkan keanehan pada dirinya
dirinya yang selalu mengaggumiku
dengan berjuta sikap yang mengesankan
dan aku mulai memasukinya
hingga merasakan penjelmaan itu
penjelmaan yang merasuki rasa..
namun ketika itu juga dia mulai menghilangkan penjelmaan itu,,
hilang karena sikapku yang berubah
berubah menjadi benci terhadapnya
rasa yang dia rasakan tidak pernah di katakan dan hanya mampu
melewatkan dengan sikapnya...
itu yang membuat dia mulai menghilangkan penjelmaan itu..
kini hanya aku yang merasakan
dengan rasa penyesalan yang berati
bahkan kini aku merasakan begitu indahnya jika penjelmaan rasa itu dirasakan bersama.